Memakai Baju Olahraga Yang Belum Dicuci Sebabkan Jerawat Dan Iritasi


Tahukah sobat HostToPost.com memakai kembali pakaian olahraga yang belum dicuci ternyata bukan pilihan yang baik untuk kesehatan dan lingkungan. Meskipun terlihat cukup bersih, namun memakai pakaian olahraga yang belum dicuci bisa membuat rekan olahraga Anda terganggu, selain juga kenyataan bahwa pakaian itu tak sebersih yang anda kira.

Keringat yang dihasilkan tubuh sebenarnya tidak berbau kata Kay Obendorf, Ph.D, profesor emeritus ilmu serat di Cornell University. Yang memunculkan aroma tak sedap adalah sebum berminyak dan bakteri yang terkena keringat. Semakin banyak bakteri yang menempel di keringat, maka semakin kuat juga bau yang ditimbulkan.

Nah, saat olahraga, suhu tubuh akan meningkat dan kelembaban dari keringat membuatnya menjadi tempat yang nyaman untuk berkembang bakteri. Artinya, sumber-sumber bau itu akan diserap baju olahraga yang memang didesain mudah menyerap keringat.

Menurut sebuah studi oleh Ghent University di Belgia, penyerapan keringat (sekaligus bakteri) oleh baju olahraga berbahan dasar kain spandex dan polyester akan lebih besar dibandingkan jika pakaian itu berbahan katun.

Artinya, bila Anda tidak segera mencuci pakaian olahraga yang telah dipakai, bakteri dapat terus berkembang biak di sana. Dan jika Anda masih memutuskan untuk memakainya kembali, itu hanya akan semakin memperburuk keadaan dan bau yang ditimbulkan akan semakin menjadi-jadi.

Berkeringat saat berolahraga tinjuArtur Didyk Berkeringat saat berolahraga tinju

Selain itu, kotoran yang bercampur keringat dan menempel di pakaian Anda bisa menimbulkan noda kekuningan dan sulit untuk dibersihkan. Dan itu juga bisa berakibat buruk bagi kulit.

“Orang-orang mengenakan pakaian olahraga mereka yang belum dicuci, akibatnya kainnya menjadi sedikit lebih kasar. Hal itu bisa menyebabkan ruam, gatal dan iritasi kulit.” kata Arielle Nagler, MD, asisten profesor dermatologi di NYU Langone Health.

Anda juga mungkin akan mendapati lebih banyak jerawat pada tubuh karena mengenakan kembali pakaian yang telah dipakai dan tidak dicuci, kata Dr Nagler.

Lalu bagaimana aturan menggunakan pakaian olahraga? Dalam hal mencucinya, perlakukan pakaian olahraga seperti pakaian dalam. Itu berarti Anda harus mencucinya setiap habis dipakai, kata Obendorf. Cuci dengan merendamnya terlebih dahulu menggunakan air panas dan deterjen. hal itu akan menghilangkan bakteri penyebab bau.

Selain itu sebaiknya tidak menggunakan pelembut yang justru bisa membuat lapisan pada pakaian dan membuat bakteri terjebak tak bisa hilang.

Anda sendiri sebaiknya segera melepaskan pakaian yang berkeringat, agar pori-pori tidak tersumbat, jerawat tidak muncul, dan tubuh tidak berbau.